tembok retak

Tembok Retak ? Berikut Cara Memperbaiki Serta Penyebabnya

Tembok retak adalah problem yang sering dijumpai pada rumah atau tempat tinggal anda. tidak banyak juga rumah yang baru selesai dibangun mengalami problem tembok retak, baik itu retak halus maupun retak yang sudah parah. Persoalan dinding yang retak andaikan tidak buru-buru diperbaiki maka dapat menimbulkan banyak sekali efek yang kurang baik, salah satunya ialah merusak keindahan rumah.

Tidak hanya tidak sedap dipandang, tembok retak yang tidak cepat diperbaiki dapat menimbulkan kerusakan lain yang bisa mengancam bentuk rumah. Jika tidak diperbaiki, keretakan akan merambat dan membuat renggangan pada dinding serta dapat membuat air hujan merembes.

Agar dinding tidak semakin retak, anda wajib memahami terlebih dahulu pemicu terjadinya tembok retak. Berdasarkan beberaoa kasus yang ditemukan, dinding retak terjadi karena acian tembok tidak kering dengan sempurna. Akibatnya, persentase air dalam plester tertutup oleh semen yang bersifat kedap air.

Intinya, saat mengerjakan acian, anda wajib memperhatikan level kekeringannya. Metode penggarapan yang tergesa-gesa justru membuat banyak kerugian.

Penyebab Tembok Retak

Sekecil apapun keretakan dari tembok, dapat membuat air rembesan lainnya menjadi masuk ke dalam sela-sela dinding. Seandainya dibiarkan secara terus menerus maka dinding menjadi cepat hancur. Dinding yang lembab juga bisa membuat warna dari cat menjadi luntur serta membuat dinding tumah menjadi tidak menarik untuk dilihat.

Keretakan dinding yang sudah semakin parah dapat mempengaruhi keadaan struktural dari sebuah gedung. Keretakan yang berat dapat membuat dinding menjadi tidak bisa berdiri secara sempurna serta tidak bisa untuk menahan beban gedung dengan kuat, apalagi bisa membuat dinding menjadi mudah roboh.

Sebenarnya, aspek apa saja yang dapat membuat dinding retak bisa terjadi? Dikutip dari Eden Structural, berikut ini merupakan beberapa penyebabnya:

1. Aspek Lokasi

Aspek lokasi menjadi penyebab utama dinding retak yang biasa dialami oleh banyak orang. Faktor yang dimaksud ialah keadaan tanah dimana suatu bangunan berdiri. Contohnya gedung yang dibangun di daerah persawahan dengan bentuk tanah yang basah akan menjadi lebih mudah retak. Kebalikannya, gedung yang berdiri di lahan kering memiliki probabilitas yang lebih kecil untuk retak pada bagian dindingnya.

2. Kualitas Tembok Kurang

Penyebab dinding retak yang lainnya ialah dari mutu dinding yang rendah. Saat mendirikan sebuah bangunan, terdapat beberapa alternatif material yang dapat Anda gunakan. Bangunan yang dibuat dengan memakai bata merah biasanya mempunyai mutu yang lebih baik jika dibandingkan dengan hebel serta mempengaruhi kekuatannya terhadap kerenggangan.

3. Bencana Alam

Indonesia adalah negara yang mempunyai daratan yang berada di atas sabuk vulkanik. Keadaan ini otomatis akan membuat seringnya terjadi gempa vulkanik walaupun dalam skala rendah yang dapat merusak gedung dan membuat dinding menjadi retak.

4. Metode Acian yang Kurang Benar

Aci dapat dibilang sebagai penutup dinding agar tampak rapi. Meskipun hal ini terlihat sederhana, ternyata prosedur pengacian yang kurang tepat dan teliti dapat menjadi pemicu tembok retak. Lazimnya, dinding yang telah berdiri sempurna juga harus di plester. Selepas plester kering, baru dilakukan prosedur pengacian. Akan tetapi banyak tukang yang tidak sabar sehingga prosedur pengacian dilakukan secara terburu-buru. Akibatnya, dinding akan mudah retak tipis dalam waktu singkat.

5. Kusen Kayu yang Keropos

Kayu yang dipakai untuk kusen bangunan pada suatu waktu pasti bisa mengembang sampai mengalami pelapukan. Jika kayu sudah mulai mengembang dan mengalami pelapukan, maka dapat dipastikan dinding di sekitarnya akan terkena. Hal ini merupakan aspek yang jarang diperhatikan.

6. Beban Gedung yang Berat

Banyak sekali bangunan yang secara asal-asalan merenovasi bangunannya dari satu tingkat menjadi dua tingkat tanpa adanya kalkulasi yang tepat. Membangun bangunan secara otomatis akan membuat beban dinding menjadi meningkat. Tembok yang secara perincian tidak dirancang untuk menahan beban gedung dua tingkat dapat menjadi retak dan membahayakan kekuatan struktural dari sebuah gedung.

7. Material Bangunan yang Tidak Sesuai

Prosedur membuat bangunan membutuhkan banyak sekali pemanfaatan material berbeda agar bangunan tersebut dapat menjadi berdiri secara baik. jikalau dalam pengadonan dan penggunaan material bangunan dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai kalkulasi maka otomatis dinding dapat dengan mudah retak.

Macam-Macam Tembok Retak

Terdapat beberapa jenis retak tembok yang sering dialami pada dinding bangunan, Dikutip dari homefix berikut macam-macam jenis keretakan pada dinding yang dibagi berdasarkan bentuk dan arah retakannya seperti yang ada di bawah ini:

Retak Horizontal

Retak horizontal lazimnya terjadi karena pergantian tanah bangunan. Golongan ini dapat dikatakan sebagai salah satu yang paling mengerikan. Hal tersebut karena retak horizontal dapat menyebabkan dinding bergeser. Jika tidak cepat ditangani, gempa berskala kecil dapat dengan mudah merobohkan bangunan dengan retak horizontal.

Retak Vertikal

Retakan ini terkadang berbentuk vertikal dan memanjang dari atas hingga bawah. Tembok retak vertikal terdapat diakibatkan karena pemanfaatan bahan yang terlalu kaku. Kebanyakan, adukan yang memakai terlalu banyak semen akan mempunyai retakan halus berbentuk vertikal pada dinding.

Retak Diagonal

Retak diagonal merupakan gabungan dari keduanya. Mujurnya, retak seperti ini cukup jarang terjadi. Umumnya, jenis retakan ini terjadi di dinding bangunan akibat pengerjaan yang asal-asalan. Jadi anda tak perlu risau dengan dinding retak berbentuk diagonal.

Cara Mengatasi Dinding Retak

Andaikan dinding bangunan mengalami keretakan, maka anda dapat mencoba langkah-langkah tindakan untuk mengatasi dinding retak seperti yang ada di bawah ini:

  • Bagian pertama yang wajib anda lakukan ialah menyediakan wall-filler serta cat sesuai dengan warna dinding rumah anda. Wall-filler bisa didapatkan di beberapa toko bahan bangunan dengan harga yang terjangkau.
  • Setelah itu langkah berikutnya ialah melumurkan wall-filler pada bagian dinding yang retak. Harus diteliti terdapat beberapa jenis wall-filler memerlukan tools tambahan berupa tembakan. Anda dapat mencoba menggali beberapa macam filler yang bisa langsung dipoleskan tanpa menggunakan alat tambahan.
  • Selepas retakan tertutup sempurna, diamkan untuk beberapa waktu hingga benar-benar kering.
  • Selepas kering, cat dengan memakai cat tembok agar dinding dapat terlihat baru kembali tanpa adanya retakan.

Cara Memperbaiki Dinding Retak

Seandainya keretakan pada dinding bangunan sudah sangat parah, maka cara menangani keretakan dengan memakai wall-filler sudah tidak manjur. Material terbaik yang dapat anda pakai untuk membenahi dinding retak yang sudah parah ialah dengan memakai campuran semen dan pasir. Selengkapnya, anda dapat mengikuti langkah berikut ini:

  • Pertama ialah meratakan bagian tembok yang retak. Karena retakan cenderung besar dan dalam, lebih baik anda terlebih dahulu membersihkan debu yang terdapat dalam retakan.
  • Kedua, membuat campuran semen dan pasir dengan perbandingan 5:1. Dengan begitu, campuran akan dengan mudah merekat kuat.
  • Setelah campuran siap, lalu aplikasikan campuran tersebut di bagian dinding yang retak. Pastikan campuran masuk ke dalam retakan hingga bagian paling dalam. Jika tidak, maka bagian dalam akan membuat retakan lainnya.
  • Anda bisa membalurkan cat plamir di permukaan tembok yang retak. Peranan cat plamir dalam memperbaiki dinding retak ialah untuk menghaluskan permukaan dinding. Jadi, tembok rumah menjadi terlihat seperti baru.
  • Tahap alhir, cat ulang sesuai dengan warna yang diinginkan. Dengan begitu, metode perombakan dinding yang retak sudah selesai. Sistem ini juga bisa dilakukan sendiri tanpa perlu memanggil tukang.
    Itulah pembahasan mengenai penyebab tembok retak, cara mengatasi keretakan ringan dan memperbaiki keretakan yang sudah terlalu parah. Pastikan untuk selalu berhati-hati ketika akan memperbaiki tembok supaya terhindar dari kerusakan yang lebih parah lagi.

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Jika Anda telah tertarik dengan mesin pertanian yang kami tawarkan dan mendapatkan informasi lebih lanjut. Kalian dapat menghubungi dan bertanya apapun kepada kami melalui tombol di bawah ini.

telepon indofamco whatsapp indofamco

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *