Molnupiravir jadi obat covid? Berikut Penjelasannya

Molnupiravir

Molnupiravir merupakan obat terbaru yang sedang dalam riset untuk mengobati Covid-19. Riset yang dijalankan selama ini memperlihatkan bahwa obat ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi dan memiliki efek samping yang rendah untuk mengobati Covid-19. Obat ini dikembangkan oleh Emory University untuk mengobati Influenza, akan tetapi saat ini efektifitas dan keamanan untuk obat covid masih tengah diuji. Izin edar untuk obat ini masih belum diterbitkan secara resmi, baik dari FDA maupun BPOM.

Saat ini obat yang digunakan untuk terapi Covid-19 adalah remdesivir dan favipiravir. Tetapi, penggunaan obat ini masih terbatas untuk pasien kategori berat dan sedang dengan riwayat komorbid. Lain halnya dengan molnupiravir, obat ini dikembangkan khusus untuk pasien Covid kategori ringan sampai sedang. Khasiat obat ini untuk mengurangi covid-19 dan mencegah komplikasinya, dan menurunkan resiko penularan virus.

Obat Molnuporavir bekerja mengganggu aktivitas enzim RNA virus sehingga dapat menghambat kembang biak virus tersebut. Tidak hanya itu, virus akan dihilangkan oleh sistem kekebalan tubuh hingga hilang sepenuhnya. Begitulah cara kerja molnupiravir yang dinilai efektif untuk membunuh virus dalam tubuh penderita covid serta memperbaiki imun penderita.

Pendapat Ahli Tentang Molnupiravir

WHO berkomentar tentang obat Molnupiravir ini, jubir WHO Christian Lindmeier menjelaskan bahwa obat memangkas risiko kematian dan rawat inap akibat virus Covid hingga 50%. Dia juga menjelaskan jika memang ada perkembangan dari obat ini maka ini akan menjadi senjata untuk melawan pandemi yang mewabah di dunia.

Pandu Riono dari FKM UI berpendapat lain, dirinya mewanti-wanti pemerintah agar menahan egosiasi dengan perusahaan farmasi tersebut. Beliau menekankan untuk tetap fokus pada upaya pengendalian pandemi dengan meningkatkan vaksinasi. Pandu juga menjelaskan bahwa cara kerja obat ini diduga membuat kondisi virus error catastrophic. Obat hanya bisa bekerja secara efektif pada saat fase replikasi atau saat lima hari pertama pasien terinfeksi virus.

Jadi bagaimana menurut kalian, Apakah Molnuporavir bisa digunakan untuk mengatasi wabah virus covid-19? Jangan lupa tulis di Kolom komentar pendapat anda


Terima kasih telah mengunjungi website kami. Jika Anda telah tertarik dengan mesin yang kami tawarkan dan mendapatkan informasi lebih lanjut. Kalian dapat menghubungi dan bertanya apapun kepada kami melalui tombol di bawah ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *