Homogenous Tile, Apa bedanya dengan Keramik?

homogenous tile

Homogenous Tile – Saat ini beragam bahan penutup lantai semakin bervariasi. Produk semacam keramik tampaknya sudah sering kita jumpai unuk menutupi lantai. Akan tetapi sudahkah anda mengetahui apa itu lantai homogeneous tile? Berikut kita simak perbedaan antara keramik dengan homogeneous tile.

Biasanya orang lebih memahami keramik dibandingkan homogenous tile yang digunakan untuk menutupi lantai atau dinding. Sebetulnya artinya mendekati yakni benda yang digunakan beserta teknik pembuatannya sama-sama berbahan porselen yang dibuat dari metode pembakaran tanah, silika, serta kaolin di dalam suhu yang tinggi.

Akan tetapi teknik pembakaran homogenous tile biasanya lebih tinggi, bisa mencapai lebih dari 1000 derajat celcius dan juga penggabungan bahan dijadikan 1 sampai membuat seragam. Produk ini memiliki ketebalan mencapai 8-10mm, sedangkan untuk keramik hanya 6mm saja. Oleh sebab itu homogenous lebih tahan jika dibandingkan dengan keramik.

Ukuran tile umumnya lebih lebar dibandingkan keramik, sedangkan untuk harga keduanya dipengaruhi beberapa faktor yaitu merk, mutu serta ukuran. Desain permukaan atau sis belakang homogenous tile terlihat sama, sedangkan keramik memiliki permukaan dengan lapisan glazur dan sisi bawah terlihat tanah liat yang terbakar seperti bata merah. Keramik dan homogenous tile mempunyai jenis yang sama yakni mengkilat dan unpolish untuk lampisan permukaannya.

Kelebihan Homogeneous Tile

  • Melalui tingkat absorbsi air yang rendah serta kerapatan yang tinggi, menjadikan homogenous tile lebih keras dibandingkan dengan keramik serta lebih tahan lama.
  • Permukaan dapat dipoles kembali, sedangkan keramik hanya dapat diglasir agar lebih mengkilap dan tahan lama.
  • Semua bagian homogeneous tile terbuat dari bahan yang sama serta bisa dibentuk bulat dibagian samping, tanpa memperlihatkan bahan lain dibawahnya, akan tetapi keramik terbuat dari tanah liat dengan lapisan tipis.
  • Jika terdapat kerusakan karena benda keras, homogeneous tile tak akan meninggalkan retak besar serta menunjukkan bahan dasarnya.
  • Perbedaan 2 produk ini, homogeneous tile lebih dipertimbangkan untuk lantai proyek bangunan, dikarenakan keramik tidak mampu menahan jenis beban yang dihasilkan.

Kekurangan Homogeneous Tile

  • Homogeneous tile biasanya 30 – 50% lebih mahal ketimbang ubin keramik, terlebih homogeneus tile yang dipoles dengan ukuran besar.
  • Jenis keramik lebih banyak daripada homogeneous tile.
  • Ubin keramik sering digunakan dan mempunyai jenis warna, desain serta tekstur yang lebih banyak.
  • Keramik lebih murah, walaupun memiliki desain yang sama dengan homogeneous tile.
  • Lebih mudah mengerjakan keramik dibandingkan dengan homogeneous tile.
  • Tidak semua tempat terjangkau homogeneous tile, akan tetapi keramik sudah banyak dipasaran.

Terdapat beberapa merk homogenous tile terkenal di Indonesia seperti essenza, venus, monalisa, granito, sedangkan untuk keramik seperti roman, asia, herkules dan lain sebagainya.

Demikian pemaparan tentang perbandingan homogeneous tile dengan keramik. Dari segi kualitas homogeneous tile lebih baik, sedangkan dari segi harga, motif serta ketersediaannya kermaik lebih baik. Kesimpulannya untuk pemilihan ubin lantai bisa dikembalikan pada keputusan anda sebagai konsumen yang menggunakannya.


Terima kasih telah mengunjungi website kami. Jika Anda telah tertarik dengan mesin pertanian yang kami tawarkan dan mendapatkan informasi lebih lanjut. Kalian dapat menghubungi dan bertanya apapun kepada kami melalui tombol di bawah ini.

telepon indofamco whatsapp indofamco

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *